Kamis, 09 Juni 2016

Tidak Ada Kata Tidak Sebelum Mencoba (cerpen)



Assalamualaikum wr.wb
Tidak Ada Kata Tidak Sebelum Mencoba
TILLA WILIA FELDI, panggilan tilla lahir pada 27 maret 1996  pada Selasa pukul 19:23 wib dia anak ke 2 dari 5 bersaudara dari pasangan Ayah (Atman Feldi) dan Ibu (Asnawilis). Dia memiliki 4 saudara yang pertama Sarah Wilia Feldi panggilan Sarah lahir pada 17 Februari 1995 (STAIN Batusangkar semester 5 prodi Tadris B.Inggris), dia sendiri Tilla Wilia Feldi (STAIN Batusangkar semester 3 prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam) Fajar Kurniawan Feldi 21 Mei 1999 (SMAN 1 Padang Ganting kelas 2MIA), Bintang Febrian Feldi 7 Februari 2002 (SMPN 2 Padang Ganting kelas 2), dan Iman Aqil Maulana Feldi 21 Mei 2004(SDN 03 Lareh Nan Panjang,ATAR kelas 5).
 Waktu usianya 2-3 tahun (1998-1999) dia masih belum bisa berjalan sampai-sampai orang berpikir kalau dia tidak bisa jalan alias lumpuh karena belum ada tanda-tandanya berkat doa orangtua yang selalu mendo’akan akhirnya doa kedua orangtuanya diijabah oleh yang maha kuasa,alhamdulillah di usia yang ke 3 tahun dia bisa berjalan walaupun masih belum sempurna,masih diusia yang sama dia tinggal sama nenek dan kakek di kampung karena orangtuanya bekerja di Simabur jadi makanya beliau di asuh sama nenek dan kakek beberapa tahun.
Di usia ke 4 tahun orangtuanya kembali ke Atar karena ibunya lagi hamil adik pertama jadi makanya orangtuanya tinggal bersama-sama lagi di kampung tentunya dengan dia,ketika ibu melahirkan fajar dia sekeluarga berharap mendapatkan anak laki-laki,alhamdulillah dikabulkan sampai-sampai kakeknya pingsan karena senang sekali  mendapatkan cucu laki-laki,dan kakaknya berusia 5 tahun otomatis dia berusia 4 tahun sudah mulai sekolah walaupun hanya lihat-lihat dan bermain.
Graduasi pendidikannya ditempuh di TK Tuanku Lareh 1, Atar (1999-2001) waktu tahun 2000 dia baru berusia 4 tahun hanya mengikuti kakaknya sarah sekolah jadi makanya dia 2 tahun menginyam bangku TK,sewaktu 2 tahun di TK dia banyak mendapatkan teman-teman sebenarnya senior tapi karena dia hanya main-main saja tidak fokus sama belajar,yang anehnya kalau dia duduk sama orang pasti dia mencubit walaupun temannya tidak bersalah,jadi makanya dia dijuluki ratu cubit waktu itu.
Kemudian diusia ke 5 tahun ia baru benar-benar sekolah karena 1 tahun belakang hanya main-main ,dan sudah tau pelajaran-pelajaran yang mau dibahas karena dia sudah pernah diajari oleh guru TK tersebut jadi makanya lumayan pintar,setiap ada perlombaan antar TK pasti dia yang diajak walaupun tidak menang yang penting perwakilan TK Tuanku Lareh 1 hadir,hal-hal yang tak pernah lupakannya saat itu ketika pergi main ke rumah teman tanpa pamit sama orangtuanya,gimana mau pamit siap pulang sekolah dia langsung pergi sama temannya tersebut,dia pergi bukan kemana-mana tetapi ke rumah temannya itu.
Ibunya khawatir dan langsung mencari kesana-kemari karna dia belum juga pulang sekolah sekitar 13.15 dan tidak lama kemudian dia sampai di rumah dengan pakaian kotor,dan ibunya marah-marah sampai dia nangis dan dihukum dikurung didalam kamar,semenjak itulah dia takut pergi-pergi kalau tidak pamit. dia bersyukur sekali mempunyai kedua orangtua yang selalu perhatian sama anak-anaknya,walaupun ganas saat lagi marah,dia marah karena anaknya yang salah dan juga karena dia perhatian sama anaknya,jadi makanya janganlah kita selalu mendongkol sama kedua orangtua kita karena dia sayang sama anak-anaknya.
Setelah tamat dari TKdia mau melanjutkan sekolah ke SDN 03 Lareh Nan Panjang,Atar(2002-2008), karna kepala sekolah kakeknya, waktu kelas 1 SD itu dia berusia 6 setengah tahun disana masih teman yang sama hanya lebih banyak disini daripada d TK karna banyak teman-teman bahkan teman-teman senior dan juga guru-guru.Disanalah mulai memiliki cita-cita walaupun masih ragu-ragu saat itu dia pengen sekali jadi dokter. Maka waktunya menduduki bangku kelas 2 SD dia memilih menjadi dokter kecil,diaapun gembira sekali karena menjadi dokter kecil.
Waktu masih SD dia memiliki beberapa pengalaman yang tak pernah dilupakan sampai sekarang ini yaitu ketika dia duduk di kelas 4 SD disana waktu itu kami mempunyai sebuah tanggungan bukan hanya sebagai piket kelas tetapi juga memasak air untuk guru-guru disana,kami masih kecil-kecil tidak tau apa-apa mengenai masak walaupun dia tidak pernah melakukannya karena yang menggantikan posisi dia saat itu  teman-teman jadi gak pernah tau cara-cara memasak air tersebut.
Masih kelas yang sama dia lumayan aktifis sekali setiap ada acara pasti dia dilibatkan contohnya saja upacara bendera,pramuka,kultum dan main volly. walaupun kecil-kecil begini dia lumayan jago main volly. Selanjutnya hal yang tidak pernah dilupakannya ketika kami disuruh oleh guru mengambil paku di tepi sungai yang berada di belakang sekolah karena kami sangat patuh terhadap guru kamipun langsung berlarian mencari paku tersebut.
Dia tidak bisa pergi ke sungai tersebut karena takut sama lintah mau bagaimana lagi sudah terlanjur kesana jadi tidak mungkin lagi untuk kembali ke sekolah mau maju tapi kakinya kaku mau pulang takut,padahal disana banyak sekali paku teman-teman yang jago sudah banyak mengumpulin paku tersebut sedangkan dia tidak ada sama sekali. Masih jauh lagi ke depan air di sungai itu makin dalam jadi dia makin tidak berani lagi untuk pergi.
Sampai-sampai dia menangis di sungai karena sudah di tinggalin sama teman-temannya,tidak lama kemudian ada seorang nenek yang melihat dia menangis jadi nenek tersebut menjemputnya di sungai tersebut lalu dia menceritakan semuanya,mungkin karena nenek tersebut kasihan samanya jadi beliau mengambil paku tersebut untuk anak ini,dan tidak lama kemudian nenek tersebut sudah banyak mendapatkan paku tersebut dan dia menyerahkan paku tersebut kepada anak itu dengan senang hati dia mengambilnya dan dia pamit sambil mengucapkan terima kasih kepada nenek tersebut dia langsung  mengantarkan paku tersebut ke sekolah karena takut teman-temannya sudah sampai ke sekolah.
Sesampai disekolah yang pertama menyerahkan paku tersebut adalah dia dengan senang hati dia menemui kakeknya dan ceritakan semua kejadiannya kakeknya bilang itu tandanya kita harus bisa mengatasi semuanya sambil ketawa dan senyum,ternyata nenek yang membantu mengambil paku tersebut suruhan dari kakeknya,sampai dia terharu sekali karna kakek begitu pedulinya samanya. Dan di kelas 5 SD dia mengalami penyakit yang lumayan parah sampai-sampai di rawat di rumah sakit selama seminggu  karna keracunan,dia tidak tau apa yang membuatnya kena racunan makanan.
Itulah awal pertamanya di rumah sakit,waktu itu dokter bilang sama orangtuanya untuk meminum obat karna saat itu dia paling tidak suka dengan bau obat sampai dia muntah dengan bau obat tersebut, kurang lebih dari seminggu dia disana degan kelemasan dan mengalami sakit yang tidak diduga,saat itulah dia mulai berpikir kalau makanan harus dijaga dengan baik tidak semua orang yang mengasih makanan tersebut mungkin ada apa-apanya.
Setelah pulang dari rumah sakit dia langsung pulang ke rumah bersama keluarga tercinta,sesampai di rumahnya dia sangat di manjakan oleh semua anggota keluarga,dan ibunya membuatkan makanan yang paling disukai yaitu ayam bumbu,selama seminggu di rumah dia juga belum mulai sekolah karna masih tidak enak badan,dan tetangga suadah mulai mengunjungi dia di rumah,mungkin karna tidak bisa menjenguk di rumah sakit jadi dia menjenguk di rumah aja.
Ketika beberapa hari di rumah dia akhirnya kembali ke sekolah yang mana sudah lama sekali tidak belajar dan ngumpul sama teman-teman,setelah masuk sekolah dia ditanya sama guru dan teman-teman tentang kronologi penyakit yang menimpahnya. Waktu terus berjalan dan ada seketika kami sedang melaksanakan senam se SD yang berada di nagari Atar,ditengah acara tersebut kami sedikit mengalami musibah yaitu gempa bumi yang mana kami tidak tau mau lari kemana sebab guru tidak ada di dekat dia dan teman-temannya latihan,tidak lama kemudian mereka di panggil oleh salah seorang guru yang berada di luar untuk menyuruh mereka lari keluar ruangan.
Setelah berhamburan ke luar mereka tidak tau persis mengenai kejadiaanya,ada yang nangis,termenung dan ada juga yang pingsan akibat benturan, setelah kejadiaan kami dibubarkan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, makanya guru meliburkan mereka beberapa hari, setelah itu sampai di rumah dia tidak menemukan orangtua,adik-adiknya ternyata  dia berada di dekat rumah tetangga sebelah, yang mana ibunya sedang panik menelepon ayahnya;mereka mendapatkan ISU mengenai gempa tersebut bahwasanya mereka akan mengalami ke banjiran yang lumayan berat,kebetulan adiknya sekolah di simabur dan ayahnya berada di terminal dobok jadi mereka sangat khawatir dan gosib semakin merajalela bahwa air sudah melimpah di simabur; itu membuat ibunya menangis, tidak lama kemudian ayah dan adiknya datang dengan sebuah ojek.


Dia menceritakan semuanya ternyata air dpam yang bocor,haa merekapun legah mendengarkannya, karna gempa masih bergoncang dia sekeluarga bertekad untuk tidur di teras rumah. Beberapa hari kemudian dia kembali lagi kesekolah. Ketika menginjak kelas 6 SD dia dan teman-temannya melaksanakan sekolah sore yang diadakan setiap sekolah, detik-detik ujian try-out dia kembali lagi mengalami penyakit yang serupa sampai-sampai muntahnya berdarah karna kekurangan air, saat itulah dia benar-benar merasakan sakit yang sangat membunuh sampai dia pingsan beberapa jam karena merasakan sakit itu membuat orang tuanya menangis dan cemas.
Sekitar 8 jam kemudian akhirnya dia sadar dengan membuat kepalanya pusing, dan kata dokter dia harus di puasakan karna setiap yang dimakannya keluar juga, beberapa hari kemudian akhirnya dia sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah, dua minggu di rumah dia tidak mau bermalas-malas lagi karna kami akan mengadakan ujian UN dia banyak sekali ketinggalan pelajaran dan bersungguh-sungguh untuk mengejar pelajaran yang tinggal.
Setelah terakhir ujian sekolahnya kedatangan tamu khusus untuk kelas 6 SD yang mana untuk memberikan pengetahuan mengenai masa depan untuk mau melanjutkan sekolah kemana dan dimana, sebelumnya dia ditunjuk oleh salah seorang tamu untuk menanyakan cita-cita saya...??? dengan senang hati dia menjawab pada saat itu saya pengen sekali menjadi polwan dan mau sekolah kemana lagi kalau sudah lulus....??? saya bertekad untuk melanjutkan ke SMPN 2 Padang Ganting  untuk menghemat biaya karna SMP tersebut lumayan dekat dari rumah. Setelah akhirnya dengan kesungguhannya dalam belajar tanpa disadari dia mendapatkan nilai b.indonesia tertinggi di SD tersebut.
Waktu mau mendaftar ke SMPN2 Padang Ganting dia sudah memikirkan mau jadi polwan atau guru,waktu interview dia sudah lumayan kenal dengan guru disana karna dulunya juga pernah pramuka gabungan di SMP tersebut jadi tidak canggung lagi bahkan gurunya sudah tau dengan namanya, kebetulan kakaknya juga SMP disana dan guru sudah tau dengan dia walaupun bukan karna pramuka mungkin karna nama dia persis dengan nama kakaknya jadi mudah di hafal oleh guru disana.
Ketika sudah lulus pendaftaran semua siswa baru harus  mengambil baju di sekolah tersebut dia tidak mengambil baju dari sekolah tersebut karena baju padanya pada besar semua maklum waktu itu dia masih kecil bangat, kebetulan orang tuanya sekretaris komite disana makanya dibebaskan dalam berpakaian. Awal sekolahpun dia berbeda dengan teman-teman yang lain karena baju dia lebih cantik dari baju buatan sekolah tersebut.
MOS (masa orientasi siswa) waktu itu dia di kelas bangsa yang mana disana kami di latih oleh senior-senior OSIS untuk mengenali atau mengelilingi sekolah, dari nama guru sampai ke lokasi sekolah bahkan sejarah dari sekolah,ternyata sekolah  itu bisa dibilang sekolah swasta karena dulu lokasi yang dijadikan sekolah itu adalah sawah dari penduduk setempat mungkin karna dia tidak mau mendapatkan kerugian jadi setiap wali murid wajib membayar uang padi sebesar 20 kg setara dengan berapa harga padi, maka kami diwajibkan membayar uang padi yang jika tidak maka siswa tersebut tidak diperbolehkan ujian, sedangkan pemerintah sudah menganjurkan wajib sekolah 9 tahun, karna tidak ada biaya jadi makanya masih banyak teman-temannya waktu SD itu tidak menyambung sekolah menengah karna tidak ada biaya.
Hari MOS selanjutnya dia dikerjain oleh salah seorang senior yang mana dia membentak dan mencari kesalahannya tanpa sebab itu membuat dia menangis, ternyata kata dari kakaknya senior itu lagi mencari king and Queennya kebetulan kakak dia juga OSIS jadi makanya dia juga terlibat dalam MOS tersebut,dan di hari terakhir MOS kami disuruh oleh senior tersebut untuk bawa mie 2 dan telur ayam 2,ternyata mie dan juga telur itu untuk dimasak oleh senior buat siswa baru, masakannya tidak enak karna mienya sudah kembang dan juga telurnya tidak masak,harus dimakan bahkan senior tersebut ada yang bikin kami mual yaitu dia pura-pura muntah didekat kami yang lagi makan,sehingga ada dari kami yang muntah bahkan pingsan akibat dari mie tersebut.
Setelah pengumuman terakhir dari MOS disana kami banyakmendapatkan pengetahuan mengenai lokasi,organisasi dan juga sejarah dari sekolah tersebut, disana juga membuat kami terharu karna senior-senior sngat mengesankan sekali,inti dari pengumuman tersebut bahwasanya siswa baru sudah dilantik secara resmi oleh kepala sekolah,dan juga memilih KING AND QUEENnya.
Waktu membagi kelas dia mendapatkan kelas 7.2 yang mana saat itu dia sangat senang sekali karna teman se-SD masih ada yang sekelas dengannya walaupun hanya beberapa orang, jadi makanya dia cuman berteman dengan teman se-SD tersebut walaupun dia cowok,waktu itu dia masih tomboi-tomboinya,tidak terlalu tomboi hanya saja dia paling banyak punya teman cowok dari pada cewek jadi makanya orang bilang kalau dia itu tomboy.Mungkin karena awal dari sekolah makanya temannya masih teman yang lama,
Beberapa bulan kemudian dia sudah mulai beradaptasi dengan teman sekelas mungkin karena sudah lama kenal jadi makanya mereka sudah berteman bukan hanya teman se SD dulu tetapi sudah kesemuanya, waktu yang bersamaan dia dipilih oleh senior osis sebagai anggota osis terbaru di tahun 2009 dia senang sekali karena dia suka berorganisasi,waktu tahun itu osis baru yang seangkatan dengannya hanya 4 orang yang dipilih termasuk dia salah satunya.
Sebelum melaksankan ujian naik kelas dia harus melunasi dulu uang padi sebelum ujian jika tidak dilunasi maka tidak diperbolehkan ujian,makanya banyak orang tua yang tidak sanggup membayarnya jadi disitulah orang tua menilai bahwa lebih baik anaknya disekolahkan ke MTSN dari pada SMP akibat biaya yang tidak sanggup kalau di MTSN biaya gratis tanpa sepersenpun,makanya banyak dari anak Atar tersebut yang sekolah di luar akibat biaya yang sangat tinggi di SMPN 2 Padangganting.
Di tahun 2009 detik-detik mau ujian naik kelas dia masih mengalami penyakit yang serupa sebelumnya setiap tahun dia selalu dirawat dirumah sakit akibat penyakit yang tidak sembuh-sembuh. Sampai-sampai dia dulunya kurus tidak seperti sekarang ini,akibat dari penyakit ini dia harus mengurangi aktivitas dalam berorganisasi, karena orang tuanya tidak mau melihat anaknya dalam kondisi lemah jadi makanya dia mengurangi aktivitas demi kesehatan. Walaupun demikian ia juga selalu dilibatkan dalam classmetting yang diadakan setiap kelas.
Dalam kondisi sakit ia harus melaksanakan ujian karena tidak mau tinggal kelas puji syukur akhirnya ia naik kelas dengan peringkat 6 di kelas,siap mengetahui nilainya ia di masukan ke kelas 8.3 yang mana sekitar 5 orang teman kelas 7.2 yaitu yoggi, lili, dion, padri, ridho dan ia sendiri, itu membuat mereka semakin dekat, apalagi mereka sudah kenal setahun lebih. Ketika dikelas tersebut ia paling suka dengan kesetiaan teman-teman yang mana kami selalu kompak dalam berbagai hal, kebetulan ia paling banyak berteman dengan pria dari pada wanita bukan karna apa-apa tapi memang dari dulu ia suka berteman dengan pria.
ketika itu ia lumayan terkenal dikalangan senior, teman-teman dan guru karna dia bilang ia  tomboi padahal tidak sama sekali. Itu membuatnya heran sekali kenapa orang bilang kalau dia itu tomboi padahal  biasa-biasa saja sama dengan teman-teman cewek yang lainnya. Dengan berjalannya waktu maka semakin bertambahnya teman dan pengetahuan baik dalam organisasi maupun akademik, alhamdulillah dengan lancar-lancarnya junior yang dipiih sebagai osis saat itu dan juga.
Aktif dalam pramuka dan vollyball. Dikelas 8 tersebut alhamdulillah ia juga mendapat peringkat 6 waktu itu dari 25 siswa, naik kelas 9 saya dikelas 9 dia ditempatkan di kelas 9.2  yang mana teman-teman tidak sama lagi dengan teman 8.3mungkin karna kita harus bisa bersosialisasi sama yang lainnya, ternyata mereka masih sekelas kembali bersama teman-teman yang sebelumnya, tapi sayangnya dia maksudnya lili tidak begitu dekat lagi sama nya mungkin karna teman dia waktu SD kembali sekelas lagi namanya fitri, dia asyik dengan teman lamanya dan ia asyik dengan teman baru,
Dikelas 9 tersebut ia juga mengalami penyakit yang sama seperti waktu SD dan juga dirawat dirumah sakit selama beberapa hari,  waktu itu ia dan keluarganya selalu berdoa supaya penyakit yang ada ditubuhnya secepatnya pergi karena kita kasihan sekal melihatnya yang begitu lemas, dan berusaha berobat kesana-kesini, sewaktu di ujung tombak ia selalu bawa buku kemana-mana untuk dipelajari dan dipahami dan dia membuat sekelompok belajar untuk menggulangi pelajaran sebelumnya dengan semangat yang gigih akhirnya dia lulus dengan hasil yang lumayan diharapkan.


Awal kuliah,23 agustus 2014
Awal yang menyebalkan yang mana ia pertama kali kuliah dan pengen merasakan bagaimana sih kuliah itu, sebelum berangkat ke kampus STAIN B.sangkar.aku  belum ada persiapan sama sekali.baju belum ada,tempat kost pun belum ada, serba belum ada semuanya..tapi kalau baju aku minjam dulu sama kakaknya yang juga kuliah di STAIN B.sangkar jurusan tadris B.inggris semester 3...pada pagi hari senin itu pergi dengan bus Setangkai-B.sangkar, karena ibunya tidak bisa ngantarin dengan motornya karena ibu lagi tidak enak badan.Makanya ia pergi dengan bus, dan ia pun berpikir bahwa bus pada hari ini  penuh2 karena mengantar  anak-anak sekolah yang mau berangkat ke sekolahnya masing-masing.
Iapun bangun pagi-pagi sekitar pukul 04:39 WIB. Agar tidak telat ke campus dan ia langsung  bergegas-gegas untuk mandi dan setelah selesai ia keluar rumah sekitar pukul 06:10 untuk menanti bus yang mau pergi ke B.sangkar.Alhasil  semua bus pada penuh, iapun khawatir tidak bisa pergi ke kampus, sampai-sampai putus asa untuk tidak kuliah, hanya gara-gara bus pada penuh, dengan khawatiranya, sampai menangis karena hal yang demikian, kata orang tuanya, masih ada bus d belakang kok, tidak usah nangis kan masih belum telat kata orang tuanya, hari sudah menyebutkan pukul 06:56 menit.
Dan tidak lama kemudian selesai orang tuanya bicara, bus pun ada dan ia bersyukur  akhirnya bisa pergi ke kampus STAIN B.sangkar. Di tenggah perjalanan ia di sms oleh senior  waktu OSPEK yang mana kakak itu memotivasi adik-adiknya agar tidak telat ke kampus karena kita baru tahu mengenai kampus STAIN B.sangkar kata kakak tersebut ia pun sadar bahwa baru masuk ke kampus ini malah telat, ia selalu tanya-tanya soal bagaimana caranya melihat jadwal kuliah sama senior tadi.
 Tidak terasa sudah sampai juga di pasar B.sangkar ia langsung naik angkot ke kampus STAIN B.sangkar. Tidak lama kemudian sampai di STAIN B.sangkar, didepan kampus di penuhi oleh mahasiswa-mahasiswi ia tidak tahu mau pergi kemana, ia selalu bolak balik tidak tahu tujuan nya kemana..orang lagi asyiknya ngurusin dirinya sendiri.
Dan kebetulan bertemu dengan salah satu teman yang se-jurusan dengan ia yaitu lisa namanya, sama-sama jurusan komunikasi dan penyiaran islam. Dan mereka selalu bersama-bersama untuk mendapatkan jadwal kuliah. Mereka selalu bersama pergi ke tempat fhoto copy untuk menanyakan apakah sudah ada anak kpi (komunikasi dan penyiaran islam) yang sudah mendapatkan jadwal kuliah? katanya belum ada jadwal KPI yang keluar, prodi lainpun sudah keluar, kami kok belum  keluar?, kata salah satu mahasiswa disana menjawab mungkin karena KPI tersebut  jurusan baru  makanya dosen-dosen memperhitungkan jadwal KPI.
Kalau pengen pastinya langsung saja tanya sama AKAMA (akademik mahasiswa) dan langsung pergi ke AKAMA tersebut bagaimana jadwal KPI. Sesampai di AKAMA mereka bertanya soal jadwal kuliah KPI bagaimana pak.? Bertanya  kepada salah seorang bapak yang nama inisialnya w dan bapak tersebut langsung menjawab setahu bapak tidak ada  di STAIN B.angkar jurusan komunikasi dan penyiaran islam kata bapak tersebut.
Mereka heran kok bapak disini tidak tahu soal jurusan baru ya??sambil menelengkan kepala. Dan mereka menjawab soal kata-kata bapak tersebut, ini anak KPI pak.di STAIN b.sangkar membuka 5 jurusan baru pak, dan salah satu jurusannya KPI pak, dan bapak tersebut  menjawab…owwh,bapak kurang tahu nak, lebih baik tanya langsung ke jurusanya? jurusan kami tidak tahu pak syari’ah tau tarbiyah? bapak juga  kurang tahu nak.  Bagaimana datang aja ke syari’ah nak? ya pak, dan kami langsung pergi ke jurusan syari’ah.
Sesampai di di jurusan syari’ah ia langsung masuk kedalam ruangan tersebut dan bertanya.Assalamualaikum buk, “aku ini anak prodi komunikasi dan penyiaran islam yang mana sesuai dengan jurusan baru STAIN B.sangkar buk, yang ingin saya tanyakan sama ibuk jadwal kuliah prodi KPI kok belum keluar ya buk? soalnya dari pagi tadi saya tanya-tanya sama dosen2 disini malah tidak tau bahwa prodi KPI ini jurusan baru buk??ya memang di STAIN kita ini membuka 5 jurusan baru tapi sayangnya sampai sekarang ini masih belum keluar jadwal kuliah yang 5 jurusan tersebut, bukan hanya jurusan KPI yang belum keluar tapi jurusan baru 5 tersebut juga belum keluar, jadi makanya kamu bersabar aja ya, insyaallah akan keluar dalam minggu ini”.
“Dan soal yang belum tahu soal jurusan baru tersebut mungkin karena dosen-dosennya lupa. bisa di maklumi aja ya..ya buk nggak apa-apa kok bu..jadi kapan kami mulai proses belajar ni buk? tunggu aja informasi,,kami akan menggadakan rapat untuk jadwal kuliah KPI tersebut..owwh ya buk. Kalau gitu saya pamit dulu buk assalamualaikum”. Sesampai keluar ia lumayan lega karena sudah pasti ada jadwal kuliah KPI. Dan langsung pulang ke rumah sambil memikirkan jadwal tersebut. Ia pulang dengan bus lagi, sesampai di rumah ibu, ayah dan semua keluarganya nanya soal kuliah, terus ia jawab dengan senang hati lumayan asyiknya kuliah bu,ia terpaksa bohong agar orangtuanya tidak kecewa dan tidak mau memikirkan pula jadwal yang belum keluar.
Ia hanya bisa pasrah karena belum menemukan teman yang se jurusan dengannya kecuali lisa, dan besok harinya ia juga pergi ke kampus untuk melihat-melihat informasi ketika duduk didepan AKAMA ia menemukan teman se-jurusan dengannya dan bertanya yang perlu di tanyakan, dan mereka melihat jadwal kuliah empat jurusan baru  tersebut sudah keluar tapi jurusan KPI belum juga keluar.EDITAN
Dan kamipun pergi dari lokasi kampus karena dari pada diam2 gak tau arah lebih baik jalan2 ke sekitar sana untuk melihat gedung2. haripun sudah siang sekitar pukul 13:00 kamipun pergi ke mushalla STAIN b.sangkar tersebut,sambil berdo’a agar jadwalnya cepat keluar dan bisa memulai perkuliah. Selesai sholat kamipun pergi untuk pulang ke rumah masing-masing karena belum ada juga informasi mengenai jadwal kuliah.dan kamipun memisah jalan karena aku pulang dengan bus,makanya aku nanti di halte.sesampai di pasar B.sangkar akupun langsung menuju ke tempat mangkal bus setangkai-b.sangkar.

Di tengah perjalanan menuju rumah,akupun bosan karena buang-buang duit aja pergi k kmpus, hasilnya pun gak ada sama sekali.dan sesampai di rumah akupun langsung bergegas menuju kamar,haripun menujukan pukul 16:20 WIB dan waktunya untuk sholat,Hari rabunya aku gak mau pergi ke kampus karena percuma aja,jadi makanya aku duduk2 manis aja d rumah sampai teman2 ngabarin soal jadwal kuliah.
Di hari selanjutnya, akupun mendapat informasi dari teman sejurusan bahwa jadwal kuliah KPI tersebut sudah keluar walaupun belum bisa di tetapkan,ya alhamdulillah lah dari pada gak ada sama sekali,program studi yang lainnya sudah mulai proses belajar,kamipun belum ada sama sekalipun,jadwal tersebut berlaku hari seninnya,,dan akupun bergegas pergi ke STAIN B.sangkar,karena ada rapat mengenai KPI tersebut makanya seluruh mahasiswa-mahasiswi KPI wajib hadir.Sesampai di kampus,aku langsung menuju ke ruangan jurusan syari’ah  disana sudah banyak teman2 ku yang sejurusan,rapatpun segera di mulai,isi rapat tersebut adalah “jadwal yang sudah keluar itu belum bisa di tetapkan karena kemungkinan besar dosen2nya ada yang bentrok dengan jadwal yang ditetapkan oleh jurusan”. kamipun pasrah dalam menjalani jadwal kuliah tersebut sampai sudah keluar jadwal yang telah ditetapkan.
Dan kamipun langsung menuju lokal untuk melaksanakan proses belajar,di tengah perjalanan menuju lokal,kamipun melihat mahasiswa-mahasisiwi yang lagi belajar bersama dosen.sesampai d lokal kamipun duduk dengan tenang,sambil menunggu dosen yang akan masuk. sekitar pukul 11:16 dosen pun gak ada yang masuk,sampai waktu belajar habis,dan setelah itu orang sudah ada yang mau belajar di lokal yang kami pakai,dan kamipun langsung keluar dari ruangan tersebut. Dua hari selanjutnya kamipun juga merasakan hal yang sama dengan yang sebelumnya,kami memutuskan bahwa kami harus kuliah sedangkan kami belum ada belajar sama sekali,dan pemikiran kami sudah bermacam-macam,kami memutuskan untuk mengambil absen dengan tulisan tangan dan diberikan kepada jurusan syari’ah.


2 komentar:

  1. Coin Casino - 100% Bonus Up to $600!
    The online 바카라사이트 casino is the perfect place for players to explore the world of real deccasino money casino games, slots and live dealer 인카지노 games. No matter where you are,

    BalasHapus
  2. How to Play Real Money Slots - Casino Sites
    The mlb 분석 most popular online 검증업체먹튀랭크 slots machines are slots. You can play 넥스트벳 slots online for real money at 토토 랜드 같은 사이트 the online 잭팟시티 casino site, or try playing for free for real money.

    BalasHapus