HARAPAN dan PERJUANGAN TERATASI dengan SENYUM
Akhirnya dengan Kata Legah STAIN Batusangkar Menjadi IAIN
Batusangkar, STAIN
Harapan
dan kebanggaan keluarga besar STAIN Batusangkar terhadap peralihan status yang
sudah lama diimpikan selama ini akhirnya terwujud juga, harapan dan doa yang
tiap harinya selama lima waktu sehari semalam agar proposal yang dikirim oleh
ketua STAIN Batusangkar ditanda tangani oleh presiden JOKOWI DODO, sudah lama
menunggu hal tersebut baru beberapa minggu kemarin ditanda tangani presiden.
Dengan
beralih status ini, kedepannya IAIN Batusangkar lebih unggul lagi kedepannya
baik di Akademika maupun non Akademika baik itu dosen, mahasiswa/i maupun
karyawannya, bahkan setiap organisasi mengadakan rapat terhadap status ini dan
juga ada sebagian dari karyawan STAIN Batusangkar membuat baju bersama dengan
nama kampusnya IAIN Batusangkar, itu lah salah satu antusiasnya keluarga besar
kampus terhadap peralihan status ini.
Walaupun
belum dilantik status ini STAIN Batusangkar salah-satunya Sekolah Tinggi Agama
Islam yang sudah ditanda tangani oleh presiden hanya saja menunggu pelantikan
“baralek gadang” sebelum pelantikan keluarga besar IAIN ini semakin kompak baik
itu dibidang kebersihan, kerapian tata tertib maupun akademikanya sudah satu
persatu di tingkatkan.
Harapan
lainnya perbanyak gedung soalnya tiap tahun makin banyak saja mahasiswa yang
mendaftar disini baik didalam kota selingkup Tanah Datar maupun diluar Tanah
Datar, kalau bisa beri atau bantu kampus ini agar bisa mendirikan kampus dua,
tiga bahkan empat dengan mempertimbangkan mahasiswa/mahasiswi yang masuk dan
tamat.
Bisa juga membangun
kost-kost didekat kampus dengan harga terjangkau dan fasilitas lengkap, sebentar
lagi kampus dua akan segera selesai yang berada didaerah Cubadak Lima kaum
Batusangkar sekitar Empat Prodi (Program Studi) seperi Komunikasi Penyiaran
Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Tafsir dan Hadist, prodi ini
kabar-kabarnya yang akan dikuliahkan dikampus dua.
Tim Humas, Radio Sangkafm
dan Tabloid Mahasiswa Idealita maupun Mahasiswa Managemen Informatika bersatu
atau bekerjasama untuk memikirkan Logo maupun Berita yang akan dimuat mengenai
hal ini, rasa bahagia yang membuat semuanya tertawa besar-besaran bahkan ada
yang menangis dekat status ini karena terharu dan perjuangan selama ini tidak
sia-sia saja.
Dengan banyaknya
perjuangan dan pengorbanan yang dilalui bersama akhirnya bisa tersenyum
bersama-sama walaupun menunggu waktu yang cukup panjang, rasa banggapun mulai
memuncul dengan berhasilnya ini, tidak hanya kampus dikota saja yang bisa naik
nama kampus didaerah juga bisa, bukan berarti kampus daerah tidak bisa
menyayingi kampus kota bahkan kota besar.
Contoh saja kampus yang
susah jadi IAIN Batusangkar, jangan sangka kampus ini sudah cangkupannya nasional
bahkan internasional baik semua bidang misalnya akademik, ilmu dan pengetahuan
mahasiswa sudah antar nasional bahkan mendapat juara tiga di nasional bukan
hanya diakademik saja, non akademika juga bagus hampir semua organisasi disini
pada cangkupan antar pulau misalnya PRAMUKA, MAPALA dan masih banyak yang lain.
Itu dikarenakan semangat
dan loyalitas masing-masingnya, walaupn kampus dikampung asalkan kitanya tidak
kampungan dan tidak memalukan, itu kata-kata yang harus diterapkan dalam jiwa
seseorang agar mau sukses bukan menunggu yang sudah ada kalau bisa kita yang
menciptakan agar dikenal dan dibaca oleh orang banyak.(Tilla Wilia Feldi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar