Assalamualaikum
wr.wb
Tidak Ada Kata Tidak Sebelum Mencoba
TILLA
WILIA FELDI, panggilan tilla lahir pada 27 maret 1996 pada Selasa pukul 19:23 wib dia anak ke 2 dari
5 bersaudara dari pasangan Ayah (Atman Feldi) dan Ibu (Asnawilis). Dia memiliki
4 saudara yang pertama Sarah Wilia Feldi panggilan Sarah lahir pada 17 Februari
1995 (STAIN Batusangkar semester 5 prodi Tadris B.Inggris), dia sendiri Tilla
Wilia Feldi (STAIN Batusangkar semester 3 prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam)
Fajar Kurniawan Feldi 21 Mei 1999 (SMAN 1 Padang Ganting kelas 2MIA), Bintang
Febrian Feldi 7 Februari 2002 (SMPN 2 Padang Ganting kelas 2), dan Iman Aqil
Maulana Feldi 21 Mei 2004(SDN 03 Lareh Nan Panjang,ATAR kelas 5).
Waktu usianya 2-3 tahun (1998-1999) dia masih
belum bisa berjalan sampai-sampai orang berpikir kalau dia tidak bisa jalan
alias lumpuh karena belum ada tanda-tandanya berkat doa orangtua yang selalu
mendo’akan akhirnya doa kedua orangtuanya diijabah oleh yang maha
kuasa,alhamdulillah di usia yang ke 3 tahun dia bisa berjalan walaupun masih
belum sempurna,masih diusia yang sama dia tinggal sama nenek dan kakek di
kampung karena orangtuanya bekerja di Simabur jadi makanya beliau di asuh sama
nenek dan kakek beberapa tahun.
Di
usia ke 4 tahun orangtuanya kembali ke Atar karena ibunya lagi hamil adik
pertama jadi makanya orangtuanya tinggal bersama-sama lagi di kampung tentunya
dengan dia,ketika ibu melahirkan fajar dia sekeluarga berharap mendapatkan anak
laki-laki,alhamdulillah dikabulkan sampai-sampai kakeknya pingsan karena senang
sekali mendapatkan cucu laki-laki,dan
kakaknya berusia 5 tahun otomatis dia berusia 4 tahun sudah mulai sekolah
walaupun hanya lihat-lihat dan bermain.
Graduasi
pendidikannya ditempuh di TK Tuanku Lareh 1, Atar (1999-2001) waktu tahun 2000
dia baru berusia 4 tahun hanya mengikuti kakaknya sarah sekolah jadi makanya dia
2 tahun menginyam bangku TK,sewaktu 2 tahun di TK dia banyak mendapatkan
teman-teman sebenarnya senior tapi karena dia hanya main-main saja tidak fokus
sama belajar,yang anehnya kalau dia duduk sama orang pasti dia mencubit
walaupun temannya tidak bersalah,jadi makanya dia dijuluki ratu cubit waktu itu.
Kemudian
diusia ke 5 tahun ia baru benar-benar sekolah karena 1 tahun belakang hanya
main-main ,dan sudah tau pelajaran-pelajaran yang mau dibahas karena dia sudah
pernah diajari oleh guru TK tersebut jadi makanya lumayan pintar,setiap ada
perlombaan antar TK pasti dia yang diajak walaupun tidak menang yang penting perwakilan
TK Tuanku Lareh 1 hadir,hal-hal yang tak pernah lupakannya saat itu ketika
pergi main ke rumah teman tanpa pamit sama orangtuanya,gimana mau pamit siap
pulang sekolah dia langsung pergi sama temannya tersebut,dia pergi bukan
kemana-mana tetapi ke rumah temannya itu.
Ibunya
khawatir dan langsung mencari kesana-kemari karna dia belum juga pulang sekolah
sekitar 13.15 dan tidak lama kemudian dia sampai di rumah dengan pakaian kotor,dan
ibunya marah-marah sampai dia nangis dan dihukum dikurung didalam
kamar,semenjak itulah dia takut pergi-pergi kalau tidak pamit. dia bersyukur
sekali mempunyai kedua orangtua yang selalu perhatian sama
anak-anaknya,walaupun ganas saat lagi marah,dia marah karena anaknya yang salah
dan juga karena dia perhatian sama anaknya,jadi makanya janganlah kita selalu
mendongkol sama kedua orangtua kita karena dia sayang sama anak-anaknya.
Setelah
tamat dari TKdia mau melanjutkan sekolah ke SDN 03 Lareh Nan
Panjang,Atar(2002-2008), karna kepala sekolah kakeknya, waktu kelas 1 SD itu dia
berusia 6 setengah tahun disana masih teman yang sama hanya lebih banyak disini
daripada d TK karna banyak teman-teman bahkan teman-teman senior dan juga
guru-guru.Disanalah mulai memiliki cita-cita walaupun masih ragu-ragu saat itu dia
pengen sekali jadi dokter. Maka waktunya menduduki bangku kelas 2 SD dia memilih
menjadi dokter kecil,diaapun gembira sekali karena menjadi dokter kecil.
Waktu
masih SD dia memiliki beberapa pengalaman yang tak pernah dilupakan sampai
sekarang ini yaitu ketika dia duduk di kelas 4 SD disana waktu itu kami
mempunyai sebuah tanggungan bukan hanya sebagai piket kelas tetapi juga memasak
air untuk guru-guru disana,kami masih kecil-kecil tidak tau apa-apa mengenai
masak walaupun dia tidak pernah melakukannya karena yang menggantikan posisi dia
saat itu teman-teman jadi gak pernah tau
cara-cara memasak air tersebut.
Masih
kelas yang sama dia lumayan aktifis sekali setiap ada acara pasti dia
dilibatkan contohnya saja upacara bendera,pramuka,kultum dan main volly.
walaupun kecil-kecil begini dia lumayan jago main volly. Selanjutnya hal yang
tidak pernah dilupakannya ketika kami disuruh oleh guru mengambil paku di tepi
sungai yang berada di belakang sekolah karena kami sangat patuh terhadap guru
kamipun langsung berlarian mencari paku tersebut.
Dia
tidak bisa pergi ke sungai tersebut karena takut sama lintah mau bagaimana lagi
sudah terlanjur kesana jadi tidak mungkin lagi untuk kembali ke sekolah mau
maju tapi kakinya kaku mau pulang takut,padahal disana banyak sekali paku
teman-teman yang jago sudah banyak mengumpulin paku tersebut sedangkan dia
tidak ada sama sekali. Masih jauh lagi ke depan air di sungai itu makin dalam
jadi dia makin tidak berani lagi untuk pergi.
Sampai-sampai
dia menangis di sungai karena sudah di tinggalin sama teman-temannya,tidak lama
kemudian ada seorang nenek yang melihat dia menangis jadi nenek tersebut
menjemputnya di sungai tersebut lalu dia menceritakan semuanya,mungkin karena
nenek tersebut kasihan samanya jadi beliau mengambil paku tersebut untuk anak
ini,dan tidak lama kemudian nenek tersebut sudah banyak mendapatkan paku
tersebut dan dia menyerahkan paku tersebut kepada anak itu dengan senang hati dia
mengambilnya dan dia pamit sambil mengucapkan terima kasih kepada nenek
tersebut dia langsung mengantarkan paku
tersebut ke sekolah karena takut teman-temannya sudah sampai ke sekolah.
Sesampai
disekolah yang pertama menyerahkan paku tersebut adalah dia dengan senang hati dia
menemui kakeknya dan ceritakan semua kejadiannya kakeknya bilang itu tandanya
kita harus bisa mengatasi semuanya sambil ketawa dan senyum,ternyata nenek yang
membantu mengambil paku tersebut suruhan dari kakeknya,sampai dia terharu
sekali karna kakek begitu pedulinya samanya. Dan di kelas 5 SD dia mengalami penyakit
yang lumayan parah sampai-sampai di rawat di rumah sakit selama seminggu karna keracunan,dia tidak tau apa yang membuatnya
kena racunan makanan.
Itulah
awal pertamanya di rumah sakit,waktu itu dokter bilang sama orangtuanya untuk
meminum obat karna saat itu dia paling tidak suka dengan bau obat sampai dia
muntah dengan bau obat tersebut, kurang lebih dari seminggu dia disana degan
kelemasan dan mengalami sakit yang tidak diduga,saat itulah dia mulai berpikir
kalau makanan harus dijaga dengan baik tidak semua orang yang mengasih makanan
tersebut mungkin ada apa-apanya.
Setelah
pulang dari rumah sakit dia langsung pulang ke rumah bersama keluarga tercinta,sesampai
di rumahnya dia sangat di manjakan oleh semua anggota keluarga,dan ibunya membuatkan
makanan yang paling disukai yaitu ayam bumbu,selama seminggu di rumah dia juga
belum mulai sekolah karna masih tidak enak badan,dan tetangga suadah mulai
mengunjungi dia di rumah,mungkin karna tidak bisa menjenguk di rumah sakit jadi
dia menjenguk di rumah aja.
Ketika
beberapa hari di rumah dia akhirnya kembali ke sekolah yang mana sudah lama
sekali tidak belajar dan ngumpul sama teman-teman,setelah masuk sekolah dia ditanya
sama guru dan teman-teman tentang kronologi penyakit yang menimpahnya. Waktu
terus berjalan dan ada seketika kami sedang melaksanakan senam se SD yang
berada di nagari Atar,ditengah acara tersebut kami sedikit mengalami musibah
yaitu gempa bumi yang mana kami tidak tau mau lari kemana sebab guru tidak ada
di dekat dia dan teman-temannya latihan,tidak lama kemudian mereka di panggil
oleh salah seorang guru yang berada di luar untuk menyuruh mereka lari keluar
ruangan.
Setelah
berhamburan ke luar mereka tidak tau persis mengenai kejadiaanya,ada yang
nangis,termenung dan ada juga yang pingsan akibat benturan, setelah kejadiaan
kami dibubarkan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, makanya guru
meliburkan mereka beberapa hari, setelah itu sampai di rumah dia tidak
menemukan orangtua,adik-adiknya ternyata dia berada di dekat rumah tetangga sebelah, yang
mana ibunya sedang panik menelepon ayahnya;mereka mendapatkan ISU mengenai
gempa tersebut bahwasanya mereka akan mengalami ke banjiran yang lumayan berat,kebetulan
adiknya sekolah di simabur dan ayahnya berada di terminal dobok jadi mereka
sangat khawatir dan gosib semakin merajalela bahwa air sudah melimpah di
simabur; itu membuat ibunya menangis, tidak lama kemudian ayah dan adiknya
datang dengan sebuah ojek.
Dia
menceritakan semuanya ternyata air dpam yang bocor,haa merekapun legah
mendengarkannya, karna gempa masih bergoncang dia sekeluarga bertekad untuk
tidur di teras rumah. Beberapa hari kemudian dia kembali lagi kesekolah. Ketika
menginjak kelas 6 SD dia dan teman-temannya melaksanakan sekolah sore yang
diadakan setiap sekolah, detik-detik ujian try-out dia kembali lagi mengalami
penyakit yang serupa sampai-sampai muntahnya berdarah karna kekurangan air, saat
itulah dia benar-benar merasakan sakit yang sangat membunuh sampai dia pingsan
beberapa jam karena merasakan sakit itu membuat orang tuanya menangis dan cemas.
Sekitar
8 jam kemudian akhirnya dia sadar dengan membuat kepalanya pusing, dan kata
dokter dia harus di puasakan karna setiap yang dimakannya keluar juga, beberapa
hari kemudian akhirnya dia sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah, dua
minggu di rumah dia tidak mau bermalas-malas lagi karna kami akan mengadakan
ujian UN dia banyak sekali ketinggalan pelajaran dan bersungguh-sungguh untuk
mengejar pelajaran yang tinggal.
Setelah
terakhir ujian sekolahnya kedatangan tamu khusus untuk kelas 6 SD yang mana
untuk memberikan pengetahuan mengenai masa depan untuk mau melanjutkan sekolah
kemana dan dimana, sebelumnya dia ditunjuk oleh salah seorang tamu untuk
menanyakan cita-cita saya...??? dengan senang hati dia menjawab pada saat itu
saya pengen sekali menjadi polwan dan mau sekolah kemana lagi kalau sudah lulus....???
saya bertekad untuk melanjutkan ke SMPN 2 Padang Ganting untuk menghemat biaya karna SMP tersebut
lumayan dekat dari rumah. Setelah akhirnya dengan kesungguhannya dalam belajar
tanpa disadari dia mendapatkan nilai b.indonesia tertinggi di SD tersebut.
Waktu
mau mendaftar ke SMPN2 Padang Ganting dia sudah memikirkan mau jadi polwan atau
guru,waktu interview dia sudah lumayan kenal dengan guru disana karna dulunya juga
pernah pramuka gabungan di SMP tersebut jadi tidak canggung lagi bahkan gurunya
sudah tau dengan namanya, kebetulan kakaknya juga SMP disana dan guru sudah tau
dengan dia walaupun bukan karna pramuka mungkin karna nama dia persis dengan
nama kakaknya jadi mudah di hafal oleh guru disana.
Ketika
sudah lulus pendaftaran semua siswa baru harus mengambil baju di sekolah tersebut dia tidak
mengambil baju dari sekolah tersebut karena baju padanya pada besar semua
maklum waktu itu dia masih kecil bangat, kebetulan orang tuanya sekretaris
komite disana makanya dibebaskan dalam berpakaian. Awal sekolahpun dia berbeda
dengan teman-teman yang lain karena baju dia lebih cantik dari baju buatan
sekolah tersebut.
MOS
(masa orientasi siswa) waktu itu dia di kelas bangsa yang mana disana kami di
latih oleh senior-senior OSIS untuk mengenali atau mengelilingi sekolah, dari
nama guru sampai ke lokasi sekolah bahkan sejarah dari sekolah,ternyata sekolah
itu bisa dibilang sekolah swasta karena
dulu lokasi yang dijadikan sekolah itu adalah sawah dari penduduk setempat
mungkin karna dia tidak mau mendapatkan kerugian jadi setiap wali murid wajib
membayar uang padi sebesar 20 kg setara dengan berapa harga padi, maka kami
diwajibkan membayar uang padi yang jika tidak maka siswa tersebut tidak
diperbolehkan ujian, sedangkan pemerintah sudah menganjurkan wajib sekolah 9
tahun, karna tidak ada biaya jadi makanya masih banyak teman-temannya waktu SD
itu tidak menyambung sekolah menengah karna tidak ada biaya.
Hari
MOS selanjutnya dia dikerjain oleh salah seorang senior yang mana dia membentak
dan mencari kesalahannya tanpa sebab itu membuat dia menangis, ternyata kata
dari kakaknya senior itu lagi mencari king and Queennya kebetulan kakak dia
juga OSIS jadi makanya dia juga terlibat dalam MOS tersebut,dan di hari
terakhir MOS kami disuruh oleh senior tersebut untuk bawa mie 2 dan telur ayam
2,ternyata mie dan juga telur itu untuk dimasak oleh senior buat siswa baru, masakannya
tidak enak karna mienya sudah kembang dan juga telurnya tidak masak,harus
dimakan bahkan senior tersebut ada yang bikin kami mual yaitu dia pura-pura
muntah didekat kami yang lagi makan,sehingga ada dari kami yang muntah bahkan
pingsan akibat dari mie tersebut.
Setelah
pengumuman terakhir dari MOS disana kami banyakmendapatkan pengetahuan mengenai
lokasi,organisasi dan juga sejarah dari sekolah tersebut, disana juga membuat
kami terharu karna senior-senior sngat mengesankan sekali,inti dari pengumuman
tersebut bahwasanya siswa baru sudah dilantik secara resmi oleh kepala
sekolah,dan juga memilih KING AND QUEENnya.
Waktu
membagi kelas dia mendapatkan kelas 7.2 yang mana saat itu dia sangat senang
sekali karna teman se-SD masih ada yang sekelas dengannya walaupun hanya beberapa
orang, jadi makanya dia cuman berteman dengan teman se-SD tersebut walaupun dia
cowok,waktu itu dia masih tomboi-tomboinya,tidak terlalu tomboi hanya saja dia
paling banyak punya teman cowok dari pada cewek jadi makanya orang bilang kalau
dia itu tomboy.Mungkin karena awal dari sekolah makanya temannya masih teman
yang lama,
Beberapa
bulan kemudian dia sudah mulai beradaptasi dengan teman sekelas mungkin karena
sudah lama kenal jadi makanya mereka sudah berteman bukan hanya teman se SD
dulu tetapi sudah kesemuanya, waktu yang bersamaan dia dipilih oleh senior osis
sebagai anggota osis terbaru di tahun 2009 dia senang sekali karena dia suka
berorganisasi,waktu tahun itu osis baru yang seangkatan dengannya hanya 4 orang
yang dipilih termasuk dia salah satunya.
Sebelum
melaksankan ujian naik kelas dia harus melunasi dulu uang padi sebelum ujian
jika tidak dilunasi maka tidak diperbolehkan ujian,makanya banyak orang tua
yang tidak sanggup membayarnya jadi disitulah orang tua menilai bahwa lebih
baik anaknya disekolahkan ke MTSN dari pada SMP akibat biaya yang tidak sanggup
kalau di MTSN biaya gratis tanpa sepersenpun,makanya banyak dari anak Atar
tersebut yang sekolah di luar akibat biaya yang sangat tinggi di SMPN 2
Padangganting.
Di
tahun 2009 detik-detik mau ujian naik kelas dia masih mengalami penyakit yang
serupa sebelumnya setiap tahun dia selalu dirawat dirumah sakit akibat penyakit
yang tidak sembuh-sembuh. Sampai-sampai dia dulunya kurus tidak seperti
sekarang ini,akibat dari penyakit ini dia harus mengurangi aktivitas dalam
berorganisasi, karena orang tuanya tidak mau melihat anaknya dalam kondisi lemah
jadi makanya dia mengurangi aktivitas demi kesehatan. Walaupun demikian ia juga
selalu dilibatkan dalam classmetting yang diadakan setiap kelas.
Dalam
kondisi sakit ia harus melaksanakan ujian karena tidak mau tinggal kelas puji
syukur akhirnya ia naik kelas dengan peringkat 6 di kelas,siap mengetahui
nilainya ia di masukan ke kelas 8.3 yang mana sekitar 5 orang teman kelas 7.2
yaitu yoggi, lili, dion, padri, ridho dan ia sendiri, itu membuat mereka
semakin dekat, apalagi mereka sudah kenal setahun lebih. Ketika dikelas
tersebut ia paling suka dengan kesetiaan teman-teman yang mana kami selalu
kompak dalam berbagai hal, kebetulan ia paling banyak berteman dengan pria dari
pada wanita bukan karna apa-apa tapi memang dari dulu ia suka berteman dengan
pria.
ketika
itu ia lumayan terkenal dikalangan senior, teman-teman dan guru karna dia
bilang ia tomboi padahal tidak sama
sekali. Itu membuatnya heran sekali kenapa orang bilang kalau dia itu tomboi
padahal biasa-biasa saja sama dengan
teman-teman cewek yang lainnya. Dengan berjalannya waktu maka semakin
bertambahnya teman dan pengetahuan baik dalam organisasi maupun akademik, alhamdulillah
dengan lancar-lancarnya junior yang dipiih sebagai osis saat itu dan juga.
Aktif
dalam pramuka dan vollyball. Dikelas 8 tersebut alhamdulillah ia juga mendapat
peringkat 6 waktu itu dari 25 siswa, naik kelas 9 saya dikelas 9 dia
ditempatkan di kelas 9.2 yang mana
teman-teman tidak sama lagi dengan teman 8.3mungkin karna kita harus bisa
bersosialisasi sama yang lainnya, ternyata mereka masih sekelas kembali bersama
teman-teman yang sebelumnya, tapi sayangnya dia maksudnya lili tidak begitu
dekat lagi sama nya mungkin karna teman dia waktu SD kembali sekelas lagi namanya
fitri, dia asyik dengan teman lamanya dan ia asyik dengan teman baru,
Dikelas
9 tersebut ia juga mengalami penyakit yang sama seperti waktu SD dan juga
dirawat dirumah sakit selama beberapa hari, waktu itu ia dan keluarganya selalu berdoa
supaya penyakit yang ada ditubuhnya secepatnya pergi karena kita kasihan sekal
melihatnya yang begitu lemas, dan berusaha berobat kesana-kesini, sewaktu di
ujung tombak ia selalu bawa buku kemana-mana untuk dipelajari dan dipahami dan
dia membuat sekelompok belajar untuk menggulangi pelajaran sebelumnya dengan
semangat yang gigih akhirnya dia lulus dengan hasil yang lumayan diharapkan.
Awal
kuliah,23 agustus 2014
Awal
yang menyebalkan yang mana ia pertama kali kuliah dan pengen merasakan
bagaimana sih kuliah itu, sebelum berangkat ke kampus STAIN B.sangkar.aku belum ada persiapan sama sekali.baju belum
ada,tempat kost pun belum ada, serba belum ada semuanya..tapi kalau baju aku
minjam dulu sama kakaknya yang juga kuliah di STAIN B.sangkar jurusan tadris
B.inggris semester 3...pada pagi hari senin itu pergi dengan bus
Setangkai-B.sangkar, karena ibunya tidak bisa ngantarin dengan motornya karena
ibu lagi tidak enak badan.Makanya ia pergi dengan bus, dan ia pun berpikir
bahwa bus pada hari ini penuh2 karena
mengantar anak-anak sekolah yang mau
berangkat ke sekolahnya masing-masing.
Iapun
bangun pagi-pagi sekitar pukul 04:39 WIB. Agar tidak telat ke campus dan ia langsung bergegas-gegas untuk mandi dan setelah selesai
ia keluar rumah sekitar pukul 06:10 untuk menanti bus yang mau pergi ke
B.sangkar.Alhasil semua bus pada penuh,
iapun khawatir tidak bisa pergi ke kampus, sampai-sampai putus asa untuk tidak
kuliah, hanya gara-gara bus pada penuh, dengan khawatiranya, sampai menangis
karena hal yang demikian, kata orang tuanya, masih ada bus d belakang kok,
tidak usah nangis kan masih belum telat kata orang tuanya, hari sudah
menyebutkan pukul 06:56 menit.
Dan
tidak lama kemudian selesai orang tuanya bicara, bus pun ada dan ia bersyukur akhirnya bisa pergi ke kampus STAIN
B.sangkar. Di tenggah perjalanan ia di sms oleh senior waktu OSPEK yang mana kakak itu memotivasi
adik-adiknya agar tidak telat ke kampus karena kita baru tahu mengenai kampus
STAIN B.sangkar kata kakak tersebut ia pun sadar bahwa baru masuk ke kampus ini
malah telat, ia selalu tanya-tanya soal bagaimana caranya melihat jadwal kuliah
sama senior tadi.
Tidak terasa sudah sampai juga di pasar B.sangkar
ia langsung naik angkot ke kampus STAIN B.sangkar. Tidak lama kemudian sampai
di STAIN B.sangkar, didepan kampus di penuhi oleh mahasiswa-mahasiswi ia tidak
tahu mau pergi kemana, ia selalu bolak balik tidak tahu tujuan nya
kemana..orang lagi asyiknya ngurusin dirinya sendiri.
Dan
kebetulan bertemu dengan salah satu teman yang se-jurusan dengan ia yaitu lisa
namanya, sama-sama jurusan komunikasi dan penyiaran islam. Dan mereka selalu
bersama-bersama untuk mendapatkan jadwal kuliah. Mereka selalu bersama pergi ke
tempat fhoto copy untuk menanyakan apakah sudah ada anak kpi (komunikasi dan
penyiaran islam) yang sudah mendapatkan jadwal kuliah? katanya belum ada jadwal
KPI yang keluar, prodi lainpun sudah keluar, kami kok belum keluar?, kata salah satu mahasiswa disana
menjawab mungkin karena KPI tersebut jurusan
baru makanya dosen-dosen memperhitungkan
jadwal KPI.
Kalau
pengen pastinya langsung saja tanya sama AKAMA (akademik mahasiswa) dan langsung
pergi ke AKAMA tersebut bagaimana jadwal KPI. Sesampai di AKAMA mereka bertanya
soal jadwal kuliah KPI bagaimana pak.? Bertanya
kepada salah seorang bapak yang nama inisialnya w dan bapak tersebut
langsung menjawab setahu bapak tidak ada
di STAIN B.angkar jurusan komunikasi dan penyiaran islam kata bapak
tersebut.
Mereka
heran kok bapak disini tidak tahu soal jurusan baru ya??sambil menelengkan
kepala. Dan mereka menjawab soal kata-kata bapak tersebut, ini anak KPI pak.di
STAIN b.sangkar membuka 5 jurusan baru pak, dan salah satu jurusannya KPI pak, dan
bapak tersebut menjawab…owwh,bapak
kurang tahu nak, lebih baik tanya langsung ke jurusanya? jurusan kami tidak tahu
pak syari’ah tau tarbiyah? bapak juga
kurang tahu nak. Bagaimana datang
aja ke syari’ah nak? ya pak, dan kami langsung pergi ke jurusan syari’ah.
Sesampai
di di jurusan syari’ah ia langsung masuk kedalam ruangan tersebut dan
bertanya.Assalamualaikum buk, “aku ini anak prodi komunikasi dan penyiaran
islam yang mana sesuai dengan jurusan baru STAIN B.sangkar buk, yang ingin saya
tanyakan sama ibuk jadwal kuliah prodi KPI kok belum keluar ya buk? soalnya
dari pagi tadi saya tanya-tanya sama dosen2 disini malah tidak tau bahwa prodi
KPI ini jurusan baru buk??ya memang di STAIN kita ini membuka 5 jurusan baru
tapi sayangnya sampai sekarang ini masih belum keluar jadwal kuliah yang 5
jurusan tersebut, bukan hanya jurusan KPI yang belum keluar tapi jurusan baru 5
tersebut juga belum keluar, jadi makanya kamu bersabar aja ya, insyaallah akan
keluar dalam minggu ini”.
“Dan
soal yang belum tahu soal jurusan baru tersebut mungkin karena dosen-dosennya
lupa. bisa di maklumi aja ya..ya buk nggak apa-apa kok bu..jadi kapan kami
mulai proses belajar ni buk? tunggu aja informasi,,kami akan menggadakan rapat
untuk jadwal kuliah KPI tersebut..owwh ya buk. Kalau gitu saya pamit dulu buk
assalamualaikum”. Sesampai keluar ia lumayan lega karena sudah pasti ada jadwal
kuliah KPI. Dan langsung pulang ke rumah sambil memikirkan jadwal tersebut. Ia
pulang dengan bus lagi, sesampai di rumah ibu, ayah dan semua keluarganya nanya
soal kuliah, terus ia jawab dengan senang hati lumayan asyiknya kuliah bu,ia
terpaksa bohong agar orangtuanya tidak kecewa dan tidak mau memikirkan pula
jadwal yang belum keluar.
Ia
hanya bisa pasrah karena belum menemukan teman yang se jurusan dengannya
kecuali lisa, dan besok harinya ia juga pergi ke kampus untuk melihat-melihat informasi
ketika duduk didepan AKAMA ia menemukan teman se-jurusan dengannya dan bertanya
yang perlu di tanyakan, dan mereka melihat jadwal kuliah empat jurusan
baru tersebut sudah keluar tapi jurusan
KPI belum juga keluar.EDITAN
Dan
kamipun pergi dari lokasi kampus karena dari pada diam2 gak tau arah lebih baik
jalan2 ke sekitar sana untuk melihat gedung2. haripun sudah siang sekitar pukul
13:00 kamipun pergi ke mushalla STAIN b.sangkar tersebut,sambil berdo’a agar
jadwalnya cepat keluar dan bisa memulai perkuliah. Selesai sholat kamipun pergi
untuk pulang ke rumah masing-masing karena belum ada juga informasi mengenai
jadwal kuliah.dan kamipun memisah jalan karena aku pulang dengan bus,makanya
aku nanti di halte.sesampai di pasar B.sangkar akupun langsung menuju ke tempat
mangkal bus setangkai-b.sangkar.
Di
tengah perjalanan menuju rumah,akupun bosan karena buang-buang duit aja pergi k
kmpus, hasilnya pun gak ada sama sekali.dan sesampai di rumah akupun langsung
bergegas menuju kamar,haripun menujukan pukul 16:20 WIB dan waktunya untuk
sholat,Hari rabunya aku gak mau pergi ke kampus karena percuma aja,jadi makanya
aku duduk2 manis aja d rumah sampai teman2 ngabarin soal jadwal kuliah.
Di
hari selanjutnya, akupun mendapat informasi dari teman sejurusan bahwa jadwal
kuliah KPI tersebut sudah keluar walaupun belum bisa di tetapkan,ya
alhamdulillah lah dari pada gak ada sama sekali,program studi yang lainnya
sudah mulai proses belajar,kamipun belum ada sama sekalipun,jadwal tersebut
berlaku hari seninnya,,dan akupun bergegas pergi ke STAIN B.sangkar,karena ada
rapat mengenai KPI tersebut makanya seluruh mahasiswa-mahasiswi KPI wajib
hadir.Sesampai di kampus,aku langsung menuju ke ruangan jurusan syari’ah disana sudah banyak teman2 ku yang
sejurusan,rapatpun segera di mulai,isi rapat tersebut adalah “jadwal yang sudah
keluar itu belum bisa di tetapkan karena kemungkinan besar dosen2nya ada yang
bentrok dengan jadwal yang ditetapkan oleh jurusan”. kamipun pasrah dalam
menjalani jadwal kuliah tersebut sampai sudah keluar jadwal yang telah
ditetapkan.
Dan
kamipun langsung menuju lokal untuk melaksanakan proses belajar,di tengah
perjalanan menuju lokal,kamipun melihat mahasiswa-mahasisiwi yang lagi belajar
bersama dosen.sesampai d lokal kamipun duduk dengan tenang,sambil menunggu
dosen yang akan masuk. sekitar pukul 11:16 dosen pun gak ada yang masuk,sampai
waktu belajar habis,dan setelah itu orang sudah ada yang mau belajar di lokal
yang kami pakai,dan kamipun langsung keluar dari ruangan tersebut. Dua hari
selanjutnya kamipun juga merasakan hal yang sama dengan yang sebelumnya,kami
memutuskan bahwa kami harus kuliah sedangkan kami belum ada belajar sama
sekali,dan pemikiran kami sudah bermacam-macam,kami memutuskan untuk mengambil absen
dengan tulisan tangan dan diberikan kepada jurusan syari’ah.
Coin Casino - 100% Bonus Up to $600!
BalasHapusThe online 바카라사이트 casino is the perfect place for players to explore the world of real deccasino money casino games, slots and live dealer 인카지노 games. No matter where you are,
How to Play Real Money Slots - Casino Sites
BalasHapusThe mlb 분석 most popular online 검증업체먹튀랭크 slots machines are slots. You can play 넥스트벳 slots online for real money at 토토 랜드 같은 사이트 the online 잭팟시티 casino site, or try playing for free for real money.